Secara historis, pasar modal telah hadir jauh sebelum Indonesia merdeka. Pasar modal atau bursa efek telah hadir sejak jaman kolonial Belanda dan tepatnya pada tahun 1912 di Batavia. Pasar modal ketika itu didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda untuk kepentingan pemerintah kolonial atau VOC.
Meskipun pasar modal telah ada sejak tahun 1912, perkembangan dan pertumbuhan pasar modal tidak berjalan seperti yang diharapkan, bahkan pada beberapa periode kegiatan pasar modal mengalami kevakuman. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti perang dunia ke I dan II, perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial kepada pemerintah Republik Indonesia, dan berbagai kondisi yang menyebabkan operasi bursa efek tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pemerintah Republik Indonesia mengaktifkan kembali pasar modal pada tahun 1977, dan beberapa tahun kemudian pasar modal mengalami pertumbuhan seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.
Kota Jakarta selama ini identik dengan kemacetan dan gedung-gedung tinggi. Pemikiran bahwa di Jakarta hanya rutinitas dan kesibukan warga bekerja untuk bertahan hidup. Jarang sekali media mengekspos tentang keragaman Flora yang tersebar disudut-sudut kota atau yang ditanam warga dipemukiman mereka.
Photo-photo Flora ini merupakan koleksi pribadi yang dibidik dibeberapa kawasan kota Jakarta. Silahkan berbagi pengalaman bila anda juga penyuka tanaman yang khususnya berada di Jakarta, atau anda yang berada diluar Jakarta yang mau berbagi pengalaman tentang dunia tanaman di kota atau daerah anda.
Selamat datang di SENAYAN CITY, destinasi belanja ikonik yang mewakili pengalaman belanja dan gaya hidup kelas atas.
Terdiri dari kombinasi unik dari kantor bergengsi, perbelanjaan kelas atas, hiburan dan tempat tinggal yang kompleks seluas 3,5 juta kaki persegi ini menawarkan pengalaman kerja, belanja, dan hidup yang benar-benar menginspirasi.
Didirikan pada tahun 2006 sebagai tujuan belanja terkemuka yang menarik lebih dari 24 juta pengunjung setiap tahunnya, dengan lebih dari 350 toko yang menampilkan merek utama internasional, toko unggulan dan toko konsep unik dengan luas total 1,2 juta kaki persegi.
Memiliki tempat khusus di hati masyarakat Jakarta dan sekarang memimpin kategori dalam memberikan pengalaman gaya hidup ibu kota kepada beragam pembeli. Selain itu kenyamanan parkir dengan total 5.000 slot parkir disediakan.
Senayan City adalah rumah bagi beberapa tempat makan ternama di Jakarta yang menjadi ibu kota ‘pengalaman’. Bersantap menjalankan spektrum dan memuaskan setiap selera di ruang makan terbaru sepanjang hari dan konsep makan baru berikutnya.
Oleh karena itu, kami mengundang Anda untuk mengunjungi dan menjelajahi mal untuk menikmati ruang luar biasa dan acara khusus yang menjadikan ini pengalaman istimewa. Perpanjangan jam perdagangan pada musim perayaan akan dibuat khusus untuk pembeli. Tetaplah bersama kami!
Anggrek bulan merupakan puspa pesona Indonesia atau salah satu dari tiga Bunga Nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 4/1993.
Tiga bunga yang dimaksud yaitu bunga melati (Jasminum sambac) sebagai puspa bangsa, bunga padma raksasa (Rafflesia arnoldii) sebagai puspa langka, dan bunga anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) sebagai puspa pesona.
Dikutip dari journal.uajy, anggrek bulan ditemukan pada abad ke-17 oleh Rumphius. Spesies anggrek bulan pertama kali ditemukan di Ambon pada tahun 1750, yang kemudian diberi nama Epidendrum albummajus.
Ada perbedaan pendapat mengenai penemu anggrek bulan ini. Ada juga yang mengatakan anggrek bulan pertama kali ditemukan oleh ahli botani asal Belanda bernama Dr. C.L. Blume.
Anggrek bulan merupakan salah satu spesies dari genus Phalaenopsis yang dianggap cukup penting karena peranannya sebagai induk dapat menghasilkan berbagai keturunan atau hibrida. Anggrek bulan termasuk anggrek epifit monopodial yang tumbuh menjuntai.
Batang anggrek bulan sangat pendek dan terbungkus oleh seludang daun. Daunnya berjumlah tidak lebih dari lima helai, berwarna hijau, tebal, berdaging, berbentuk lonjong bulat telur sungsang atau jorong, melebar di bagian ujungnya, berujung tumpul, atau sedikit meruncing, dengan panjang 20-30 cm dan lebar 5-8 cm.
Menurut Rukmana dalam Budi Daya Anggrek Bulan (2008), akar tanaman anggrek bulan terdiri dari dua macam yaitu akar lekat dan akar udara. Akar lekat berfungsi untuk melekat dan menahan keseluruhan tanaman agar tetap berada pada posisinya, sedangkan akar udara 9 berperan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman karena berkemampuan menyerap unsur hara.
Anggrek bulan dapat tumbuh di dataran rendah sampai pegunungan dan umumnya hidup pada ketinggian 50-600 mdpl, juga dapat berkembang dengan baik pada ketinggian 700-1.100 mdpl. Anggrek ini tumbuh epifit atau menempel di pohon yang cukup rindang dan menyukai tempat yang teduh serta lembab, terutama di hutan basah dengan curah hujan 1.500-2.000 mm/tahun.
Walau tumbuh di daerah tropis, anggrek ini membutuhkan sedikit cahaya matahari (12.000-20.000 lux) sebagai penunjang hidupnya karena tidak tahan terhadap sengatan matahari langsung.
Rukmana dalam buku yang sama menulsikan, kedudukan tanaman anggrek bulan dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan diklasifikasikan sebagai berikut ini.
• Kerajaan: Plantae
• Divisi: Spermatophyta
• Kelas: Monocotyledonae
• Bangsa: Orchidales
• Suku: Orchidaceae
• Marga: Phalaenopsis
• Jenis: Phalaenopsis amabilis
Tumbuhan dengan suku ini memiliki kecenderungan organ-organ yang sukulen atau “berdaging” tebal dengan kandungan air yang tinggi. Dengan begitu tumbuhan ini dapat hidup pada kondisi ketersediaan air yang rendah.
Air diperoleh dari hujan, tetesan, embun, atau uap air di udara. Namun, anggrek tidak ditemukan di daerah gurun karena perakarannya tidak intensif. Tanaman anggrek ini tersebar luas mulai dari Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua, hingga ke Australia.
Bandar Djakarta merupakan restoran seafood yang memiliki konsep Pasar Ikan. Di Pasar Ikan inilah Bandar Djakarta menyediakan beragam varian seafoodyang dijamin kualitasnya, karena seluruh seafood yang disediakan merupakan Live & Fresh Seafood. Bandar Djakarta saat ini memiliki 4 cabang yang tersebar di beberapa wilayah diantaranya ;
Jakarta Utara : Bandar Djakarta Ancol & Bandar Djakarta Baywalk Pluit
Tangerang : Bandar Djakarta Alam Sutera
Bekasi : Bandar Djakarta Bekasi
Dengan visi untuk menjadi wisata kuliner “Eatainment”, Bandar Djakarta memberikan hiburan live music yang tampil setiap weekdays mulai pukul 19.00 WIB sedangkan weekend dan Hari Libur Nasional akan dimulai sejak siang hari. Selain mendengarkan, pengunjung juga dapat request lagu kesukaan atau ikut bernyanyi di atas panggung.
Bandar Djakarta dilengkapi dengan area makan indoor dan outdoor yang cukup luas sehingga dapat menerima tamu dalam kapasitas yang besar. Restoran ini juga menawarkan harga ekonomis dan terjangkau. Setiap hari Senin sampai Kamis terdapat Daily Discount 50% untuk item-item tertentu, dan tersedia di seluruh outlet Bandar Djakarta.
Tekad, semangat dan fokus pada kenyamanan pelanggan, Bandar Djakarta akan terus melakukan pengembangan dan menjaga kualitas agar tetap memberikan pelayanan yang maksimal dan terbaik kepada seluruh pengunjung.
Didirikan pada tahun 1962, PT Sarinah (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang ritel dan perdagangan. Sarinah hadir sebagai wadah bagi segenap pegiat industri kreatif tanah air untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka kepada khalayak luas.
Lewat slogan “The Window of Indonesia”, Sarinah membuka akses bagi masyarakat Indonesia maupun dunia yang tertarik menyelami geliat dan keanekaragaman ranah industri kreatif nusantara. Nama Sarinah pun kemudian dikenal sebagai tujuan belanja wajib bagi pencinta produk dalam negeri, turis asing, serta jaringan pembeli mancanegara.
Selama lima dekade hadir untuk negeri, cakupan bisnis Sarinah pun semakin beragam, mulai dari ritel distribusi, properti, perhotelan, ekspor impor, valuta asing, hingga F&B.
Perjalanan Sarinah belum berhenti di sini. Ke depan, perusahaan akan terus mengembangkan berbagai rencana strategis untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dalam negeri, baik di tingkat nasional maupun global.